Jika Kau Mencintai Cantikmu (Bukan Bacaan Anak di Bawah Umur)

10624806_638671259586538_1893279512880830900_n“Jangan kalian pikir semua Orang itu memilki Orientasi seks yang normal!”

Entah mengapa, malam ini dada saya bergemuruh hebat usai membaca postingan seorang kawan di Facebook. Bukan tanpa sebab, dia mengangkat tema “Fetish” yang akhir – akhir ini sering sekali topiknya hilir mudik mengitari pikiran saya. Rasa kesal, sedih, trauma, dan syok masih menyerang dengan keji memori ini. Oh ALLAH, Wallahi, jangan pernah pertemukan saya dengan Orang – orang gila seperti mereka lagi.

Kejadian itu, berawal beberapa bulan yang lalu. Tepatnya, ketika saya masih menjadi anggota baru di sebuah Wisma yang berpenghuni mayoritas akhwat bercadar. Ketika itu, usai pulang kajian dari Masjid yang terletak di daerah Pogung Dalangan. Saya dan teman – teman melintasi gang sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu orang. Kami tidak melewati jalan utama, hal itu kami lakukan untuk menghindari kumpulan Ikhwan yang biasa duduk – duduk di teras Masjid setiap usai kajian. Kami jalan berbaris, dan kebetulan saya yang paling belakang. Ketika akan berbelok, saya mendongakkan pandangan dan tidak sengaja melihat jendela rumah yang berada di ujung gang. Pandangan tiba – tiba tertumbuk pada adegan yang tidak seharusnya saya lihat. Ada seorang Laki – laki di balik jendela yang sedang melakukan tindakan yang “tidak dibenarkan” oleh Syariat.Sekujur tubuh ini lemas, tulang rasanya seperti dilolosi satu – persatu. Saya syok, dan segera menceritakan hal tersebut pada teman – teman. Sejak saat itu, saya trauma melintasi gang sempit tersebut. Saya berusaha melupakan insiden itu, dan setelah kejadian itu pula, saya pikir tidak perlulah menceritakan pada Orang Lain karena khawatir akan teringat dan semakin membuat saya takut. Tapi qadarullah, hal tersebut kembali terangkat ke permukaan.

Seiring berjalannya waktu, saya pun mulai lupa dengan insiden memilukan tersebut. Tak dinyana, tak disangka, selang berapa lama, teman saya yang lainnya pun mengalami hal serupa, ada yang dikejar -kejar, ada yang didekati dan dia hampir menempelkan tubuhnya ke jilbab teman, bahkan ada yang sampai diikuti sampai rumah.

Setelah ditelusuri, Orang Gila tersebut memilik Penyimpangan Seksual yang terobsesi dengan wanita bercadar atau semakin tertutup dan rapat, semakin ia terangsang, atau istilah lainnya adalah “Fetish”. Fetish sendiri adalah obsesi berlebihan pada benda – benda, atau sesuatu yang melekat (terdapat) pada tubuh seseorang untuk mencapai klimaks. Fetish terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu : Media, Bentuk, dan Bayangan Hidup. Untuk penjelasan selengkapnya mengenai Fetish silahkan cari di Mbah Google.

1391928_882623491782731_1393610831488515055_nPada kasus yang tengah marak kini, Penderita Fetish sangat terobsesi pada Jilbab, Cadar, Sarung Tangan, Spandex, Topeng, Stoking, dll. Jika mereka tidak memiliki obyek (lawan jenis) yang dijadikan pelampiasan secara langsung, biasanya mereka mengunduh foto – foto wanita bercadar, berpurdah, bahkan yang menggunakan Burqa atau hanya jilbab saja. Mereka ada yang suka diikat, menggunakan baju yang sangat ketat, mengenakan pakaian berlapis – lapis, beserta jilbab dan cadarnya untuk memperoleh kepuasan seksual.  Yaa Akhwat, Saudariku yang dirahmati ALLAH, renungkanlah sabda Rasulullah shallallahu ‘allaihi wa sallam berikut :

Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Tidaklah aku tinggalkan sesudahku suatu fitnah/cobaan yang lebih membahayakan bagi kaum pria daripada fitnah kaum wanita.” (HR. Muslim [2740])

Wanita yang sudah berhijab syar’i saja tidak selamat dari fitnah, tidak selamat dari incaran para Laki – laki abnormal, apalagi kalian yang belum berhijab, atau malah sudah berhijab tapi masih suka upload foto di Facebook. Walau hanya sekedar dari belakang, dari samping, apalagi dari atas, seperti Al4yer’s. Bukan saya bermaksud menyinggung kalian yang masih narsis, bukan maksud saya menggurui kalian, tidak sama sekali. Tapi, karena besar rasa sayang saya terhadap kalian. Tolonglah, demi harga dirimu, jangan pernah pajang foto – foto diri kalian dimanapun. Kalian terlalu berharga untuk dipertontonkan kepada Laki – laki non mahram. Cukuplah, cantikmu untuk Suamimu. Kalian tak rela kan, jika keindahan tubuh kalian menjadi obyek pelampiasan seks Laki – laki sinting?

Mari, saya perlihatkan bukti bahwa mereka, Orang – orang yang memiliki penyimpangan orientasi seksual benar – benar ada di Indonesia, bahkan sudah banyak. Klik link di bawah ini :

https://www.facebook.com/bungkus.kain.7

Dan ini, Wanitanya :

https://www.facebook.com/anis.rahmawati.940

1011097_242194279295561_1629366240_nJika ditelusuri, masih banyak lagi. Maka dari itu, saya himbau kepada kalian, Para Wanita, agar lebih menjaga muru’ah kalian, kesucian diri kalian dari pandangan laki – laki ajnaby. Pelajaran penting juga bagi diri saya pribadi, jika memang karena ketidaktahuan saya sebelumnya pernah memajang foto diri. Yuk, saling menjaga pandangan, jangan mengumbar aurat, dan STOP narsismania! Sebagaimana firman ALLAH :

“Katakanlah pada wanita wanita yang beriman; “Hendaknya mereka menahan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan nya kecuali apa yang biasa tampak dari padanya dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka” (Qs An Nuur: 31)

Semoga ALLAH menjauhkan kita sejauh – jauhnya dari fitnah ini. Dan ALLAH senantiasa melindungi diri kita dengan kebaikan – kebaikan yang menyertainya. Ingatlah, meninggalkan sesuatu karena ALLAH, insyaa ALLAH akan mendapatkan ganti yang lebih baik. Aamiin. Barakallahufiykunna.

Advertisements

2 thoughts on “Jika Kau Mencintai Cantikmu (Bukan Bacaan Anak di Bawah Umur)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s