Resep: “Wedang Ronde”

Wedang ronde“Allohumma shoyyiban nafi’an…”

Maa syaa ALLAH, akhirnya bersua lagi dengan hujan. Setelah sekian lama menanti dalam kemarau panjang yang meletihkan. Nah, alkisah #halaaah kemarin sore perut saya agak nggak nyaman, badan juga mengginggil karena cuaca lumayan dingin, belum lagi letak kamar kost dekat dengan Kamar Mandi, jadilah udara di kamar mungil saya begitu lembab, dan, saya tidak tahan dinginnya.

Dengan kondisi tubuh sedikit gemetaran, tiba-tiba kepikiran Wedang Ronde (Waktu lagi nulis ini juga ngidaaam banget pengen minum Wedang Ronde, hiksss, tapi sudah dini hari begini mana mungkinlah saya berani keluar nyari itu Wedang 😀 ). Akhirnya, dengan mengenakan gamis dua lapis, sweater, jilbab sebetis dan purdah, saya pun keluar mencari Wedang Ronde yang dijual di depan sebuah rumah sakit anak di Jalan Patangpuluhan. Brrrr… gerimis yang biasanya saya rindukan, kali ini agak sedikit “menyiksa” karena badan sedang tidak begitu fit.

Sesampainya di kost, saya buru-buru memindah wedang rondenya ke mangkok, kemudian menyeruput pelan-pelan dengan penuh perasaan, daaaan.. alhamdulillah, badan lagsung menghangat seketika, perlahan agak berkurag kedinginannya. Akhirnya, saya pun tertarik banget buat eksperimen bikin Wedang Ronde. Yuk, simak cara membuat Wedang Ronde hasil tanya ke Mbah Gugel.

Bahan-bahan

Bahan Ronde :

  • 150 gram Tepung Ketan
  • 1/4 sendok teh Garam
  • 135 ml air hangat
  • 2 tetes pewarna Makanan (Kalo saya, lebih suka nggak pake Pewarna)

Bahan Isi :

  • 50 gram kacang tanah kupas, disangrai
  • 25 gram gula pasir
  • 1/8 sdt garam

Sirup Jahe :

  • 2.000 ml air
  • 400 gram gula pasir
  • 400 gram jahe, dibakar, dimemarkan
  • 1 sendok teh garam
  • 4 lembar daun pandan
  • 6 batang serai, dimemarkan

Bahan Pelengkap :

  • 200 gram kolang-kaling, direbus, diiris
  • 3 buah roti tawar tanpa kulit, dipotong kotak

Cara Membuat :

  1. Campur kacang tanah dan gula pasir, aduk rata, sisihkan untuk isi ronde.
  2. Campur tepung ketan dan air panas, tambahkan garam lalu uleni hingga kalis.
  3. Bagi adonan menjadi 3 bagian, satu bagian beri pewarna kue warna merah, satu bagian lagi beri pewarna kue warna hijau, dan sisa satu bagian lagi biarkan putih.
  4. Ambil sejumput adonan, beri isi ronde, tutup kembali, bentuk bulat. Lakukan hingga adonan habis.
  5. Masak air untuk merebus ronde hingga mendidih, masukkan bulatan adonan hingga terapung, lalu angkat (agar tidak menempel masukkan ke dalam larutan gula).
  6. Masak gula merah bersama air, daun jeruk, serai, dan jahe hingga mendidih. Angkat.
  7. Siapkan mangkuk saji. Letakan ronde warna warni pada mangkuk saji. Siram dengan kuahnya, sajikan hangat.

Nah, semoga bermanfaat ya? Dan, abaikan curcolannya.. 😀

Barakallahufiiykumm ❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s