Nak, Rindu ini Untukmu…

1376984_728275767225655_5827158048141042330_n

“Ustadzah Tyas, kapan ngajar kami lagi? Kami kangen sama Ustadzah Tyas…”

Tesss.. bulir bening itu menitik jatuh begitu saja. Kedua jendela berbingkai lensa ini lekat memandang layar ponsel, ada haru yang menyeruak hebat menjalari sudut-sudut hati ini. Ah.. rindu ternyata. Bibir ini terkatup, pun jemari ini rasanya seakan lunglai.. Entahlah, tak sanggup berkata-kata.

Kangen? Ah.. iya kangen. Jangan ditanya, saya pun kangen dengan kalian. Betapa kalian pernah singgah begitu lama di hati ini. Kepolosan kalian, lucunya tingkah kalian, hebohnya kalian, pintar dan shalihahnya kalian. Maa syaa ALLAH anak-anakku, ingin rasanya berjumpa lagi dengan kalian.

Kelas empat SD. Iya ketika saya menjadi Guru kalian, kalian masih duduk di bangku kelas empat. Di sebuah sekolah sederhana, yang belum lama dirintis. Sebuah sekolah yang maa syaa ALLAH, betapa kedamaian begitu terasa disana. Madrasah Ibtidaiyyah Tahfidzhul Qur’an (MITQ) Jamillurahman Yogyakarta.

Ketika menulis ini, air mata saya tak berhenti mengalir. Sungguh… saya sangat merindukan kalian, ingin rasanya menemani kalian berenang (meski saya nggak bisa renang), ingin rasanya mendengarkan curhatan kalian, main tebak Ayat pada Juz tiga puluh, kuis Matematika, kuis Bahasa Inggris, kuis Mata Pelajaran Umum lainnya….. Ingin mengulang, serunya kita berjuang membuat Donat “Ceria” untuk Lomba Masak SD Akhwat dalam kegiatan Class meeting, pasca kalian UAS. Daaan.. alhamdulillah, kita juara dua. Ingatkah kalian anak-anakku?

Doc. Jamil
Hasil Kreasi Donat “Ceria” Siswa Kelas 4 SD Akhwat (MITQ Jamillurahman)

Saya yakin, kalian tak pernah melupakan kenangan indah ketika kita berlomba membuat Donat ini. Saya pun akan selalu ingat, wajah-wajah kalian yang polos, basah oleh peluh, pucat dan panik ketika ternyata ada satu bahan yang belum terbeli, ketika waktu sudah mepet, ketika berbagi tugas siapa yang mencuci piring, siapa yang membawa ini itu, ahh.. Yaa ALLAH, ingin sekali memeluk kalian dan meminta maaf pada kalian.

Maafkan Gurumu ini Nak, Maafkan Ustadzah Tyas apabila selama mengajar terselip lisan yang menyakiti, terselip perilaku yang melukai. Sungguh, saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah.

Dan akhirnya, saya mencoba menguatkan hati untuk membuka Folder di Laptop, “Dokumentasi MITQ Jamillurahman”, dan.. yaaah.. saya gagal move on dan mengendalikan diri.. saya tidak tahu bagaimana caranya menghentikan air mata yang kian menderas ini. Membuka folder Video kalian ketika Outbound, usai Ujian, ketika shalat berjama’ah, Yaa Rabbi.. rindu.. rinduuu sekali rasanya.

Doc. UAS
Salah satu corat-coret Siswa di Lembar Jawaban Ujian yang bikin senyum-senyum.

Anak-anakku yang dirahmati ALLAH, kalian yang membuat saya tersenyum ketika letih menyapa. Kalian yang datang menghibur, ketika penat datang, kalian yang selalu ada-ada saja dengan tingkah dan lakunya, meski terkadang membuat saya jengkel, membuat saya cemberut, membuat bawelnya saya jadi panjang, ahh.. tapi.. kalian selalu punya cara untuk membuat saya mereda dan tertawa kembali.

Ketika Ummi-Ummi kalian menghubungi saya, mencari saya, “Kemana Ustadzah Tyas?”, “Kapan ngajar lagi Us?”, “Kenapa resign?”, ada rasa berat untuk mengutarakannya. “Iya, waktunya saya kembali fokus untuk menyelesaikan study lagi Umm..”

Ingin berandai-andai, seandainya saya boleh berhenti kuliah, tidak ikhtilat, tidak perlu jadi “Akhwat Setengah Cadar” ketika ke Kampus, pasti, saya ingin menemani kalian hingga kalian tamat. Maa syaa ALLAH tabarakALLAH, semoga ALLAH memberi saya kemudahan untuk menyelesaikan studi. Semoga saya diberi kesempatan untuk berjumpa lagi dengan kalian, memeluk kalian, dan kita akan bercerita banyak hal. Nak.. ditemani rinai hujan malam ini, kusampaikan bait-bait rindu untuk kalian.. semoga suatu masa nanti, kita kembali bertemu dalam sua.. Dan, semoga kalian semua, menjadi Murid yang shalihah, pintar, dan sukses, menjadi Hafizhah, menjadi apa yang dicita-citakan Abi dan Ummi kalian. BarakALLAHU fiikumma… Uhibbukum fillaah.. ❤

Advertisements

2 thoughts on “Nak, Rindu ini Untukmu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s