Karena Kalian Tak Pernah Benar-benar Pergi

mariageAlangkah bahagianya hati ini, ketika kemarin Sabtu, 7 Januari 2015, seorang Sahabatku merayakan cinta. Cieee.. antara terharu dan sedih. Mmm, masih teringat obrolan malam itu selepas diwawancarai doi buat data skripsinya. Tak pernah terlupa dari ingatanku serpihan cerita yang dibagikan kepadaku. Selamat ya Sayang, akhirnya, kini jadi Ummahat. Loh? #gagalfokus

Kilas balik. Tepatnya, awal tahun 2013. Waktu itu, Penghuni Wisma Qaanitah angkatan pertama masih berjumlah beberapa Orang. Ukh Anita, Ukh Ririn, Kak Dewi, Kak Tika, Kak Emmi, Dek Nida, Dek Bibah, Dek Titi, Dek Novi, aku, kemudian menyusul Kak Lining. Selanjutnya jadi buanyak. Hihihi.

Masih teringat, betapa serunya kita kala itu. Berangkat kajian bareng, makan bareng, silahturahmi ke rumah Ummahat. Yaa ALLAH, kalo inget jadi mrembes mili. Kangen. Maa syaa ALLAH.

Ketika pulang dari mudik tetiba dapet Undangan walimah.

“Hayoo, siapa tebak Dek yang mau nikah?” Tanya Kak Dewi.

“Siapa Kak?”

“Tuh, liat Undangannya di Papan..”

Maa syaa ALLAH, Dek Titi! Dek Titi ketika itu masih kuliah semester tiga, dan memutuskan keluar dari UGM kemudian memilih menjadi seorang Istri. Kini Dek Titi sudah dikaruniai seorang putri. Masih terkenang di ingatan, betapa hebohnya kita waktu mau kondangan ke Solo. Bener-bener deh butuh perjuangan. Niatnya mau rame-rame naik Kereta Prameks jam 6 pagi, tapi sayang entah karena alasan apa, kita nggak bisa naik kereta Prameks. Setelah nego-nego dengan Sopir Travel di Stasiun Tugu, akhirnya kami mencarter sebuah mobil dan rombongan yang mungil-mungil, aku Dek Nida, Kak Emmi, seorang Akhwaat dari UIN (lupa namanya) nebeng mobilnya Dek Nova. Daaann.. kita untug-untug sampe di Solo juga. Pertama kalinya seumur hidup, kondangan di walimahan yang syar’i. Maa syaa ALLAH, seru kalo inget.

Yahhh.. satu Akhwat telah pergi dari Wisma untuk menyempurnakan separuh diennya. Kemudian disusul Kak Ati, Dek Rini, Ukh Anita, Dek Lena, Kak Lining, dan Ukh Ririn. Pun beberapa Akhwat dari Wisma Raudhatul Ilmi dan Wisma Hilyah, Ukh Dina, Dek Anah, dan Dek Nada. Maa syaa ALLAH, itu yang aku inget. Belum lagi yang nggak inget, hihihi.

Ketika satu diantara kami harus pergi, dan tak kembali lagi “tinggal” di wisma, ada rasa kehilangan yang begitu sangat. Terlebih, perginya karena bersama yang lain, hadeuh.. maksudnya bersama Belahan Jiwanya. Dibalik sorak sorai kami, terselip rasa sedih yang menghinggapi. Sedih, karena sensasinya pasti berbeda. Sedih, karena dia telah dimiliki. Apalagi kalo harus ikut Suami hingga ke luar Jogja. Terlintas pikiran, “Saudariku, kapan kah kita akan kembali bersua lagi? Makan bersama di atas piring putih besar, yang entah bagaimana ceritanya bisa bopeng sebelah itu?”

Setiap kali mendengar antunna akan pergi, sudut-sudut mata ini menghangat. Ada rasa bersalah, selama membersamai antunna belum banyak yang bisa kuberikan, kuperbuat. Mungkin, terselip salah dan khilaf yang tak sengaja melukai hati antunna yang selembut kapas. Yaa Akhwaat, maafkanlah Saudarimu ini. 😥

Mungkin, antunna memang tidak benar-benar pergi. Karena hingga kini pun, sosok antunna masih begitu dekat di hati. Sangat dekat, dan itu membuatku benar-benar rindu. Merindu berada di tengah antunna, setoran hafalan, rapat, sharing, dan lain-lain. Jazakunnallahu khairaan untuk persaudarian kita, persahabatan kita, kenangan manis tatkala bersama, senyuman indah itu, pelukan hangat itu, nasehat-nasehat indah itu……. Ah.. kenapa air mata ini tak sanggup lagi dibendung ya? Akhwaat… sungguh, aku kangen…. Uhibbukum Fillaah.. ❤ ❤

Untukmu Saudariku, Ukh Firza Sabrina (Ririn) dan Dek Nada Rasyidah, selamat memulai berlayar mengarungi Samudera Rumah Tangga ya? Semoga ALLAH memberkahi dan mengumpulkan antunna bersama Suami dalam kebaikan. Aamiin. ❤

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ

Teruntuk Ummi baru, Dek Setyarini Wijayanti,

جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ

Maa syaa ALLAH, yakin deh, saking cintanya sama wisma Qaanitah sampe-sampe Si Dedek dikasih nama Qaanitah. Ketjhup ketjhup dari Ammah Dek.. ❤ ❤ semoga menjadi anak yang shalihah ya Dek? Barakallahu fiiyki.. ❤

♥♥♥

Nah, kebetulan, sewaktu lagi nulis ini, baru selesai baca Bukunya Ustadz Armen Halim Naro -rahimahullah-, “Buhul Cinta”.

Petuah Umamah binti Harits ketika putrinya hendak menikah. Mungkin ini lebih tepat ditujukan kepada Adek-adek di Wisma dan Kakak-kakak yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi seorang Istri. Cieeee.. #halaah 😀

oppjbkjlkm

“Wahai putriku, tidak berapa lama lagi engkau akan meninggalkan rumah yang engkau keluar darinya, dan sangkarmu yang selama ini engkau besar di dalamnya. Menuju seseorang yang tidak engkau kenal dan teman yang belum akrab dengannya. Maka, jadilah engkau dayangnya niscaya dia menjadi budakmu, jagalah sepuluh perkara, niscaya akan menjadi bekal bagimu.

Pertama dan Kedua : Qana’ah dan patuh.

Ketiga dan Keempat : Menjaga tempat-tempat pandangan dan penciumannya. Jangan sampai matanya jatuh pada yang kotor dan usahakan penciumannya mencium yang harum.

Kelima dan Keenam : Memperhatikan waktu tidur dan makannya. Karena lapar membakar, dan kurang tidur membuat nanar.

Ketujuh dan Kedelapan : Menjaga hartanya dan menjaga keluarga dan barang berharganya. Inti dari menjaga harta adalah ahli dalam mengatur dan menjaga keluarga pandai mendidik.

Kesembilan dan Kesepuluh : Jangan coba melanggar perintahnya dan membongkar rahasianya. Karena jika engkau langgar perintahnya berarti engkau telah keruhkan hatinya dan jika bongkar rahasianya engkau tidak akan lepas dari tipuannya.

Lalu jangan sekali-sekali bergembira ketika ia berduka, dan berduka ketika ia bergembira”

♥♥♥

Kota Sejuta Kajian, Tempat bagi rindu-rindu yang tertinggal di Nadinya..

Yogyakarta Tercinta, Hari ke lima belas di bulan Januari

07. 27 WIB, Ketika hujan menyapa..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s