Ketika Harga-harga Naik

SeHarga Kebutuhan Pokokbelum menikah, cuek bebek aja ketika harga-harga kebutuhan pokok naik. Karena memang seringnya beli makan di luar. Minimal, sebulan bisa dihitung pake jari deh masak di kost, jadi ngga begitu berasa banget efeknya di dompet. BBM naik pun tetap stay cool, enggak pusing-pusing amat.

Entah ya, setelah menikah. Sering dibuat meringis kala mendapati harga-harga kebutuhan pokok terus menanjak. Membuat harus ekstra berhemat. Mau tidak mau, setiap hari harus masak untuk menu tiga kali sehari. Soalnya, sekarang sudah ada yang harus diperhatikan gizinya. Engga kayak pas masih lajang, mau makan apa pun pas tanggal tua, engga khawatir-khawatir amatlah. 😀

Tarif Listrik, Harga Beras, Bawang Merah, Gas, dll pada naik terus.. Alhamdulillaah, cuma hujan yang masih turun…

Semoga ALLAH beri kelapangan rezeki bagi keluarga kita semua. Merahmati Suami dan memberkahi setiap usahanya dalam memenuhi nafkah keluarga. ALLAH Maha Kaya, maka.. Bagaimana mungkin kita takut miskin dan kekurangan gegara harga-harga naik, padahal rezeki kita sudah dijamin oleh ALLAH?

Bersabarlah wahai Ibu-Ibu… 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s