Cermin

1Seberat apa pun beban yang diderita seorang Ibu.. Alangkah bijaknya tidak mengumbar keluh kesahnya di depan anak-anaknya. Apalagi aib Suaminya. Kelak, anak-anak akan mencotoh tabiat Ibunya. Jika Ibunya Pengeluh, bagaimana anak-anaknya kelak menghadapi masalahnya ketika sudah menikah? Cukup baginya ALLAH sebagai penolong. Pun jika ingin berbagi, cukuplah kepada ALLAH dan Suami.

Penting.. ikhlas adalah tidak mengatakan “Aku ikhlas begini dan begitu”, seperti halnya surah Al-Ikhlas yang tidak terdapat kata Ikhlas satu pun di dalamnya meski namanya Al-Ikhlas. Padahal, menjadi seorang Istri dan Ibu harus melapangkan hatinya seluas Samudera, jika tidak maka akan mudah sesak dan penat.

Itulah mengapa, Ilmu Agama sebelum menikah demikian penting. Salah satu tujuannya adalah, agar Wanita menjadi lebih bertaqwa terhadap Rabb-nya.. Sehingga ia menyerahkan seluruh dirinya, segala keletihannya semata untuk mengharap ridha ALLAH. Sehingga di kemudian hari ia tidak berkata, “Aku sudah membesarkanmu, jadi.. mana balas budimu untukku?”

Sungguh sangat menyakitkan bagi seorang anak apabila diminta membalas budi kasih sayang dan pengorbanan Orang Tuanya selama ini. Padahal, seandainya sejak awal Orang Tua mendidik anaknya sebaik-baiknya, dan membekalinya ilmu agama, in syaa ALLAH.. tanpa diminta, Sang anak akan membalas budinya, semaksimal mungkin. Bahkan mendoakannya, agar Orang tuanya ditinggikan derajatnya di Surga kelak. Bukankah pahala yang terus mengalir meski sudah meninggal adalah sebab doa anaknya yang shalih?

Benar begitu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s