Dosa Ibu-ibu Ketika Menawar

nawar

Hemat, kata sebagian Ibu-ibu. Sehingga tidak jarang, beberapa diantara mereka menawar harga ketika membeli sesuatu di pasar. Mirisnya, harga yang ditawar jauh lebih rendah dibanding harga yang dipatok penjual. Mereka berpikir, dengan menekan harga serendah-rendahnya maka mereka sudah menghemat keuangan keluarga setinggi-tingginya. Ya memang, dalam transaksi jual beli adalah lumrah jika terjadi tawar menawar.

Namun Bu, tawar menawar juga ada etikanya lho. Jika harganya masih wajar, jangan menekan harga semiring-miringnya. Jika penjual menawarkan harga yang selangit, maka kita boleh menawar maksimal setengah harganya. Jika tetap tak boleh, maka tawarlah 25% dari harga yang dipatok, atau tinggalkan dan cari Pedagang lain yang lebih murah. Namun, sebelum menawar, sangat perlu bagi kita untuk mensurvey harga di pasaran. Apakah harga pasarannya memang segitu, atau tidak? Continue reading “Dosa Ibu-ibu Ketika Menawar”

Tips Disayang Suami : Patuh

10923262_936494469728966_2550632854595003851_n
Sumber Pict : Pinterest
“Salah satu tips agar seorang Istri disayang Suami adalah : Patuh”
 
Ya benar, patuh (Dalam koridor syariat tentunya). Seperti halnya seorang Guru, kalau ada Muridnya yang ngeyel, keras kepala, semaunya sendiri pasti rasanya geregetan, sebel, emosional, senep, bahkan menjadi benci, dan tidak sudi. Bagaimana pun, Guru adalah orang lain yang tidak memiliki hubungan apapun dengan kita bukan? Hingga kasih sayangnya tidak sekuat Orang Tua maupun Suami.
 
Demikian pula Orang tua, jika memiliki anak sudah baligh namun ndablek, susah dinasehati, mengikuti kemauannya sendiri, dan semena-mena terhadap orang tua, tentu saja akan melahirkan kesedihan, kekecewaan, tak jarang membuatnya marah.
 
Lalu, bagaimana dengan Seorang Suami yang memiliki Istri susah dinasehati, mengedepankan egonya, menuruti hawa nafsunya dengan embel-embel “Sebagai wanita, saya harus punya prinsip.”, berani membantah, kekeuh dengan pendapatnya, merasa dirinya paling benar, merasa paling berhak untuk didengar, pokoknya paling merasa, “Aku ini Istrimu. Aku berhak untuk bla bla bla..” dan lain sebagianya?

Continue reading “Tips Disayang Suami : Patuh”

Tips Mengatasi Morning Sickness

morning sickness

Makan Sedikit Demi Sedikit Tapi Sering

Sama halnya dengan diet, ada diet yang menganjurkan untuk makan porsi sedikit demi sedikit tapi sering. Hal itu lebih efektif dibandingkan dengan makan banyak tapi jarang. Alasan porsi sedikit lebih bermanfaat bagi ibu hamil muda :

  • Makan dengan porsi sedikit ini akan bisa masuk ke dalam tubuh dibandingkan dengan makan dengan porsi yang banyak.
  • Porsi banyak hanya akan membuat ibu hamil bertambah mual.
  • Sugesti ibu yang hamil muda akan merasakan eneg atau tidak nyaman di perut jika melihat makanan dengan jumlah yang banyak.
  • Porsi yang harus dimakan sedikit demi sedikit tapi sering adalah makanan yang kaya akan karbohidrat.
  • Karbohidrat bisa menghindarkan ibu hamil dari rasa lemas dan lesu.
  • Jika ibu hamil belum bisa secara langsung mengkonsumsi karbohidrat, ibu hamil bisa memancing nafsu makannya dengan konsumsi buah yang segar.
  • Cara menjaga kehamilan agar tetap sehat dapat anda awali dengan pola makan, jangan sembarangan makan dan atur intensitasnya.

Continue reading “Tips Mengatasi Morning Sickness”

Seorang Anak Menegurku

c8a2d00bcc069520c46e86d83fa6cb7d

Barusan, waktu jalan kaki ke warung dan melewati gang-gang sempit berpapasan dengan bocah laki-laki sekitar 6 tahunan. Dari kejauhan dia sudah senyum-senyum di atas sepedanya sambil makan jajan. Pas melewati doi, tiba-tiba dia berteriak :

“Siapa kamu?”

Jreeengg.. Duarr duarrr! Saya refleks berhenti dan balik badan ke arahnya. Setengah kaget.

“Hai, aku Tyas. Kamu siapa?”

“Tyas siapa?”

“Tyas yang tinggal di rumah kontrakan Pak -titik-titik-. Namamu siapa?”

“Gatra..” Continue reading “Seorang Anak Menegurku”

Rumah Tanpa Wanita

11218844_521496228026704_4072270529398502156_n

Ketika seorang Ayah terpaksa harus meninggalkan rumah dan merantau beberapa waktu lamanya untuk melanjutkan kuliah di Negara Lain atau bekerja di luar kota, mulai dari ketika ia pergi hingga kembali, keadaan rumah tetap seperti semula, rapi dan nyaman.

Ketika seorang Ayah atau Suami jatuh sakit hingga berhari-hari lamanya, kondisi rumah masih terawat dengan baik. Sarapan hingga makan malam terhidang di meja makan. Cucian yang menumpuk tidak sampai menggunung hingga kehabisan baju, dan anak-anak teratasi dengan baik.

Namun bagaimana jika keadaan dibalik? Seorang Istri yang biasanya menghandle aktifitas domestik rumah tangga, mulai dari sumur sampai dapur tiba-tiba harus pergi? siapa yang bisa menjamin rumah tetap rapi, cucian tidak menggunung, dapur tetap bersih, piring-piring kotor tidak berserakan dimana-mana, celana, jaket, kaos kaki tidak berhamburan di setiap sudut rumah? Anak-anak tidak rewel karena lapar? Atau minimalnya, bisa makan tanpa harus repot-repot mencuci piring, menanak nasi, memasak beragam sayur mayur yang sehat dan bersahabat dengan kantong? Continue reading “Rumah Tanpa Wanita”

Kondangan

83a2317d23e4fe27d67c445363d16861

Alhamdulillaah… Bahagia banget, akhirnya hari ini bisa kondangan juga ke Walimah Dek Megavitara Lilis Suyanta

“Baraakallahu laka wa baraaka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khairin…”

Semoga menjadi Keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah ya Dek Raraa… :* Aduhh, aku terharu dan seneng banget liatnya, Maa syaa ALLAH..

Oh ya mau cerita, pokoknya, naik motor berdua ke Gunung Kidul itu bikin pusing, asli… 😀 Yang bikin pusing itu macetnyaaaa, SubhanALLAH. Lebih pusing lagi, niat hati, pulang kondangan mau bulan madu ke Pantai (halaaah, wkwkwk) eh, malah jadi bulan-bulanan di sepanjang Jalan Baron.

Continue reading “Kondangan”