Sabun Cair

sabun
Sumber Gambar : Google Images

Apa yang terbetik di kepala ketika mendengar kata “Sabun Cair”? Kalau saya, seketika teringat pada sabun cair pencuci piring. Mayoritas orang di sekitar saya, jika menyebut sabun cair pencuci piring adalah “Sunlight”. Padahal, banyak loh merk-merk sabun pencuci piring cair lainnya. Mungkin, karena Sunlight adalah anak sulung sabun pencuci piring di Indonesia, membuat lidah orang terbiasa menyebut semua merk adalah sunlight meskipun yang dibeli adalah Mama Lime.

Selain sunlight, adalagi nama sabun cair yang sering disebut-sebut orang, yakni, Molto. Molto adalah pelembut pakaian terkenal di Indonesia. Meski kini telah bermunculan ragam merk softener, seperti Downy, Softener Soklin, dan lain-lain, tetap saja orang-orang menyebutnya, “Molto”. Karena Molto, -lagi-lagi- anak sulung cairan pengharum pakaian.

Berbicara soal sabun cair, dari waktu ke waktu selalu mengalami perkembangan dan inovasi baru. Mulai bermunculan merk-merk baru, atau produk-produk baru yang praktis dan bermanfaat. Khususnya untuk Ibu Rumah Tangga seperti saya. Jika dulu jaman Ibu saya masih gadis, beliau terbiasa mencuci piring dengan sabun colek merk “Dangdut” dan Abu Gosok. Di era kita kini, mencuci piring sangat mudah, tinggal tekan pompa botol, keluar deh cairan kental berwarna hijau tersebut. Tidak perlu mencari abu sisa pembakaran kayu di Tungku untuk mencuci piring yang kotor.

Sebagai Ibu muda masa kini, saya merasa bersyukur hidup di tengah geliat era teknologi yang semakin canggih. Dibandingkan dengan era Ibu saya saat muda, yang ketika mau mencuci saja masih menggunakan sabun colek yang berbau tajam dan abu gosok. Belum lagi nimba air di sumur. Masak masih menggunakan tungku, masak nasi di-dang  dulu, baru dikukus dengan panci bersarang, dll.

Sekarang? Mau mencuci baju, tinggal puter mesin cuci. Mau masak nasi, tinggal ceklekin Magic Com. Perlu air? Sudah ada PAM atau Pompa Air. Mau masak rupa-rupa menu, tinggal putar tuas kompor gas. Praktis, mudah, dan hemat waktu. Dari mencuci gerabah berlumur lemak sampe baju bernoda tanah sekalipun, sudah dibantu oleh aneka ragam sabun cair yang populer di kalangan Ibu-ibu. Fabiayyi alaa ‘iraabikumaa tukadzdzibaan?

Ya, dari sabun cair kita bisa mensyukuri kemudahan yang diberikan ALLAH. ALLAH beri karunia berupa kecerdasan pada para Ilmuwan penemu Sabun Cair jenis apapun. ALLAH sediakan bahan berupa garam, zaitun, bunga, buah-buahan dan lemak, lalu ALLAH ilhami mereka kejeniusan untuk meracik semua bahan tersebut menjadi sabun cair. Hingga kini, terasalah manfaatnya bagi kita.

Demikian pula teknologi pendukung pekerjaan domestik kerumah tanggaan lainnya, seperti Mesin Cuci, Kompor Gas, Pompa, dan lain sebagainya. Ini baru sabun cair pencuci piring dan peralatan pendukung tugas rumah tangga. Belum ditambah sabun mandinya, deterjennya, kampernya, cairan pembersih lantainya, pisau, oven, kulkas, dan lain sebagainya. Maa syaa ALLAH, alhamdulillahiladzi bini’matihi tatimmushshalihat.

~ Tyas Ummu Hassfi, Yogyakarta, 11 Mei 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s