Tulisanku Di-Copas

636049905433967798904095235_type-writer
Type Writer

Sekarang baru mengerti rasanya, kalo hasil karya kita diplagiat, dicopy paste tanpa mencantumkan sumber lalu diaku-aku miliknya, dan parahnya, watermarknya dihapus lalu diganti dengan watermarknya. Duhh.. sakiiitnya disini (nunjuk kepala).

Jadi thread saya, Menyusun Menu Sebulan dicopas orang, tanpa mencantumkan sumber. Watermarknya dihapus lalu diganti pin BB-nya dese. Ketahuan, waktu di mensyen Ummunya Nadira di grup Langsung Enak yang tersohor itu. Pas pertama liat, aakkk.. Kenapa watermarknya dihapus sih? Ya saya akui kok, gambarnya mah nggak cantik, maklum masih gaptek kalo pake corel apalagi photoshop, tapi kan karya saya dilindungi hak cipta?

Saya sih seneng-seneng aja kalo postingannya dicopas orang, nggak ijin juga nggakpapa kok, sumonggo diambil manfaatnya. Tapi, kalo watermark dan kontennya dihapus ada rasa sebel dan nggak ridha. Apalagi diakui sebagai miliknya. Mmm, gimana ya? Karena, menyusun menu itu butuh waktu khusus di sela-sela rutinitas sebagai Ibu Rumah Tangga. Berpikir menu apa yang cocok dengan menu lainnya, menyusun anggaran perharinya biar nggak bikin kantong jebol, dll.

Mungkin bagi orang lain, “Alaaah, bikin kayak gitu mah gampang.” Atau, “Alaah, cuma nulis doang mah aku bisa.” Ya sok atuh, kalo gampang dan bisa, dicoba. Hehehe. Kalo saya sih agak pusing-pusing. Belum lagi harus nyesuain dengan selera Suami yang agak gampang-gampang susah diajak akrab dengan selera orang Jawa.

Sebetulnya, yang membuat saya jadi sangat nggak ridha adalah, ketika tertuju pada watermark yang diganti dese bunyinya, “Tips oke lainnya, silahkan invite pin BB kami”. Hhhhh, saya suka kesel kalo ada embel-embel seperti itu. Karena, berdasarkan pengalaman pribadi, yang seperti itu biasanya punya tips seputar Program Hamil dan Problem Pasutri yang ujung-ujungnya menawarkan produk Crysta*-X, Momen*, Glucoge*n, dll. Masalahnya adalah, covernya doang yang dihapus watermarknya dan digganti pin BB, tapi foto yang lainnya masih ada ID Instagram dan Blog saya. Kalo ada apa-apa, bisa-bisa yang disalahin saya nih. 😥

Sekarang saya pahaaaam banget gimana perasaan orang-orang yang gambarnya saya comot buat dijadikan ilustrasi di postingan blog. Hiks.. Maafkan saya ya temans? Ini juga baru mulai mencantumkan sumber gambar kok untuk menghargai hak cipta. Jadi, kalo ada teman-teman yang gambarnya saya copas di blog ini, monggo japri saya di facebook saya Sulistiyoningtyas. In syaa ALLAH saya hapus, atau cantumkan sumbernya ya? Saya kalo comot gambar di google image atau pinterest, langsung klik kanan – save as, jadi ngga pake copas URL-nya juga. Dan hal tersebut berlangsung sekian lama, jadi gambar di folder download enggak ketahuan sumbernya mana? Padahal banyak banget. Mau dihapus sayang. #eh

Nah teman-teman, yuk. Mulai sekarang, kita hargai hak cipta orang lain. Menciptakan sebuah karya itu butuh pemikiran, tenaga, waktu, dll. Ide terkadang seperti jarum yang berada di sela-sela jerami. Susah mencarinya. Namun, kadang ia berada dimana-mana, kadang juga menguap tak berbekas. Apalagi ide menulis. Kalo nggak cepet-cepet dituangkan dalam bentuk paragraf, sudahlah, mampet idenya. Butuh mood booster untuk menghidupkan ide-idenya kembali.

Barakallahu fiikum.. ^^

~ Tyas Ummu Hassfi, 19 Mei 2016 pukul 10. 59

Save

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s