Harusnya Kamu Bersyukur

1315703_orig
Alhamdulillah

Harusnya, kamu bersyukur masih memiliki Suami. Ada yang menafkahimu, selalu di sampingmu, memperhatikanmu, dan menjagamu.

Di luar sana, ada seorang Istri yang harus mengeluarkan tiga juta rupiah demi bisa ketemu suami karena LDR..

Harusnya kamu bersyukur..

Suamimu shalih, rajin shalat lima waktu di Masjid, menjadi tempat berdiskusi soal agama, dan memuliakanmu sebagai seorang Istri..

Di luar sana, ada Istri-istri yang merana karena Suaminya berakhlaq buruk. Gemar berdusta, mudah mengumpat dan sumpah seranah, hingga sering mengancam akan menceraikannya..

Harusnya kamu bersyukur..

Memiliki seorang Suami yang giat bekerja demi keluarga..

Menarik gerobak bakso, sayur, atau siomay, pulang larut malam karena lembur di kantor, mendadak ada jadwal terbang, mendadak ada pasien yang harus ditangani, mengayuh becak, mengesol sepatu dan sandal, apapun jenis pekerjaannya, syukurilah.. Karena, dari tetesan peluhnya, ALLAH titipkan rezeki untukmu..

Harusnya kamu bersyukur…

Suamimu tak pernah membicarakan wanita selain dirimu, membatasi teman bergaulnya, dan enggan berkenalan dengan sahabat-sahabat wanitamu..

Di sebuah rumah, ada seorang, dua orang, tiga orang, dan empat orang wanita yang harus rela berbagi Suami. Dipoligami. Bisa kamu bayangkan rasanya? Pedih Teman..

Harusnya kamu bersyukur..

Suamimu tak seromantis bintang Telenovela.. Di tempat lain, ada seorang Istri yang tak tahu menahu jika Suaminya gemar menggombali wanita selainnya..

Harusnya kamu bersyukur..

Suamimu tak setampan bintang Korea.. Di sudut rumah, ada Suami yang rajin mengupload wajah dirinya di media social agar dilirik wanita idaman lain..

Harusnya kamu bersyukur..

Suamimu betah di rumah, meski bajunya berceran dimana-mana..

Meski sering membuat lantai dan karpet rumah kotor..

Meski sering membuat dapur berantakan..

Meski tak selalu berselera dengan masakanmu..

Meski sering silang pendapat denganmu…

Syukurilah…

Itu artinya, kamu masih bersamanya..

Kamu masih menjadi istrinya..

Kamu bukanlah seorang Janda..

Syukurilah ia sebanyak-banyaknya..

Suamimu, tetaplah anak Ibunya.. Dan kamu, adalah Ibu dari anak-anaknya..

Memaklumi setiap kekurangan Suami, adalah kunci kebahagiaanmu..

Menghargai apapun profesinya, berapapun penghasilannya, bagaimanapun penampilannya, adalah sebuah keharusan.

Sadarlah, kita pun tak sempurna..

Semoga, meski langkah kaki kita terkadang tak seirama, tujuan pernikahan kita tetaplah sama.

Yakni, Surga..

Save

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s