Mencuci Sarung dengan SUNLIGHT!

 mencuci-sarung

Pernah mengalami, baju, lap, atau sarung nyemplung ke wajan atau wadah minyak goreng? Bete kan, karena pasti akan menjadi seperti berlendir dan bau tengik.

Beberapa waktu yang lalu, secara nggak sengaja saya menjatukan sarung kesayangan milik Suami. Sarung yang saya sampirkan di jendela yang menghubungkan kamar utama dengan dapur, saat sedang beberes kamar, jatuh ke wajan berisi minyak yang saya taruh tepat di bawah jendela. Alhasil sarung Suami menyerap minyak di wajan.

Rupanya, sarungnya menjadi bau minyak meski sudah saya cuci berulang-ulang. Bau tengik gitu deh. Segala cara sudah saya upayakan untuk menghilangkan bau tengik minyak, mulai dari merendam dengan deterjen yang banyak, merebus dengan deterjen, digosok pake jeruk nipis, sampai dicuci menggunakan sabun mandi cair pun tetap bau tengik.

Saya jengkel dan merasa bersalah banget tentunya, karena itu sarung yang dibelikan Mamanya sejak bertahun-tahun lalu. Selain sarungnya yang berbau tengik, masalah lainnya adalah, bau tengiknya menular ke pakaian atau sarung lainnya yang berdekatan dengan sarung ini.

Akhirnya, di tengah keputus-asa-an, kemarin iseng-iseng saya mencuci sarung dengan deterjen dan SUNLIGHT. What, Sunlight? Sabun cuci piring?

Hahaha, iyeeess..! Sabun cuci piring. Asumsi saya, sarung Suami mengandung minyak, dan Sunlight konon mampu membersihkan noda minyak membandel. Caranya?

  • Masukkan sarung pada sesi terakhir mencuci, dipisah dengan baju-baju lainnya supaya nggak tertular bau minyak.
  • Lalu, tambahkan sunlight agak banyakan, kucek-kucek sarung hingga busa dari sunlight merata di sarung.
  • Masukkan lagi sarung ke dalam bak cuci yang masih ada sisa-sisa deterjen bekas cucian sebelumnya. Puter mesin cuci selama sepuluh menit.
  • Peras sarung, pindahkan ke bak pengering. Peras selama satu menit saja.
  • Bilas sarung, lalu rendam dengan Softener selama lima menit.

Hasilnya? Bau minyaknya hilang! Bi’idznillaah.. Maa syaa ALLAH, saya dibuat takjub sama sabun cuci piring yang melegenda ini, xixixi.

Bukan berlebihan ya, apalagi promosi terselubung. Tapi, sebagai Tersangka Utama penyebab sarung Suami jadi berbau minyak, itu jadi beban tersendiri. Apalagi sarung itu memiliki nilai historis yang tinggi bagi seorang anak. Maksudnya, sarung itu dibelikan Mama Suami saat Suami masih remaja. Sarungnya disayang-sayang, awet hingga sekarang. Eh lha, kok Istrinya ceroboh dan semena-mena sampe sarung kesayangannya jatuh ke minyak jelantah.

Nah, barangkali teman-teman ada yang mengalami hal serupa, boleh dicoba lho tips saya. Mencuci menggunakan sabun cuci piring. Saya pakenya Sunlight, karena di rumah tersedianya itu. Belum tahu kalo pake merk lain ya? Btw, sunlight juga bisa buat membersihkan noda darah yang menempel di kain lho. In syaa ALLAH.

Tyas Ummu Hassfi ~ Yogyakarta, 10 November 2016 pukul 09. 08 WIB

Save

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s