Oleh-oleh Mother Class : Mempersiapkan Program Kehamilan (Part 1)

img-20170108-wa0001
Pecah ya gambarnya? 😀

Sabtu, 21 Januari kemarin ada Seminar rutin Mother Class di RS JIH. Kebetulan, acara kali ini bertema “Mempersiapkan Program Kehamilan” yang diisi oleh salah satu dokter kandungan di RS JIH, dr. Mita Prana Marwatiningrum, Sp.OG. Dokter yang imut, kece, dan kocak.. 😀

Mother Class yang diadakan RS JIH ini free for 100 seat. Jadi, pesertanya dibatasi maksimal 100 orang, dan gratis. Dulu, bayar Rp. 50. 000,-. Semenjak disponsori oleh beberapa brand ternama, seperti Prenagen, Chimory, Pigeon, Pocari Sweat, dll, jadi gratis dan terbuka untuk umum. Karena gratis, maka saya ikutan, wkwkwk. Mumpung lho, diedukasi langsung sama pakarnya. Dan, yah.. emak-emak ngirit pasti nggak akan melewatkan kesempatan ini. 😀

Rasanya materi yang disampaikan oleh dr. Mita masih nyantol dikit-dikit di kepala. Padahal, materi yang dipaparkan itu lengkap banget. Bahkan, panitianya pun janji mau ngirimi materi acara tersebut ke email peserta biar bisa jadi “pegangan”. Meski sudah seminggu berlalu, saya belum juga dapet kiriman materinya. Huftt.. Padahal, udah nggak sabar pengen diposting di blog. (Setelah cek email lagi, ternyata nyelip di Spam, udah dikirim sejak tanggal 24 kemarin. Maaf yaa udah su’udzhan.. hehehe)

Oya, peserta Mother Class ini nggak cuma buat Ibu-ibu yang lagi promil lho. Ada juga, ibu hamil, udah punya anak, nenek-nenek yang udah punya cucu, bahkan Mbak-mbak yang belum menikah. Jadi, bukan kerena melulu kepengen hamil makanya ikut acara ini, tetapi, karena membutuhkan ilmunya. Baik untuk diterapkan pada diri sendiri, maupun dibagikan kepada orang lain, seperti saya. Hahaha, niat banget.. 😀

Apa saja materi yang disampaikan dokter Mita kemarin? Yuk, kita simak bersama.. Ceileeh..

Apa sih Infertilitas itu?

Jika fertilitas berarti kesuburan, maka infertilitas adalah ketidaksuburan. Secara harfiah, infertilitas adalah apabila pasangan Suami Istri setelah bersenggama secara teratur 2-3 kali perminggu selama satu tahun, tanpa memakai metode pencegahan, belum mendapatkan kehamilan.

Artinya, kalo sudah setahun menikah, tidak menggunakan KB, belum juga hamil, maka sudah saatnya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan diketahui masalah yang menghambat terjadinya kehamilan. Sehingga, bisa segera ditangani. Jangan ditunda lebih lama! Nanti nyesel lho.. Karena, semakin bertambah usia, maka kualitas dan kuantitas sel telur dan sperma akan mengalami penurunan.

Jenis Infertilitas Ada Dua, Apa Sajakah?

Infertilitas Primer : Infertilitas Primer adalah, apabila selama satu tahun lebih usia pernikahan belum pernah hamil.

Infertilitas Sekunder : Infertilitas Sekunder apabila sudah pernah hamil tetapi keguguran, atau sudah punya anak, tetapi mengalami kesulitan untuk hamil lagi.

Penyebab Infertilitas

Faktor ketidaksuburan, banyak diyakini berasal dari pihak wanita. Sesungguhnya, pemikiran tersebut kuno! Yang benar, Suami menyumbang 40%, Istri 40% dan sisanya, 20% tidak diketahui penyebabnya.

Jadi, kalo sudah menikah lama tapi belum kunjung punya anak, jangan menyalahkan pihak Istri melulu. Tapi, dicek juga pihak Suaminya ya? Nah, kira-kira, apa penyebab infertilitas pada Suami Istri itu?

Penyebab Infertilitas pada Istri :

  1. Masalah Vagina : Infeksi Organ Reproduksi atau Vagina (V) seperti Vaginistis, Trikomonas Vaginalis yang hebat akan menyebabkan infeksi lanjut pada portio, serviks, endometrium, bahkan sampai ke tuba. Selain itu, infeksi pada V juga dapat meningkatkan keasaman V, sehingga akan membunuh sperma, dan akan terjadi pengkerutan yang menghambat transportasi sperma ke V. Infeksi pada V juga kadang disebabkan oleh keputihan abnormal.

    Cairan keputihan abnormal biasanya cenderung tebal, hal ini menyebabkan sperma terhalang untuk menembus saluran telur. Kalo sperma terhalang masuk ke saluran telur, bisa dipastikan, tidak akan bertemu dengan sel telur. Jadilah sel telur yang tidak dibuahi ini luruh bersama darah haid.Lalu solusinya? Solusinya adalah ke dokter Spesialis Kandungan.. 😀 Yaiyalah, diobati dulu keputihannya, baru program hamil. Makanya, setiap pasien yang mau promil atau baru hamil, pas lagi proses pendaftaran pasti ditanya-tanya, “Mengalami keputihan enggak?”. Kalo iya, dokter cenderung akan mengobati keputihannya dulu. Kalo enggak, percuma dong.. Udah dikasih penyubur, ini itu, tapi pas Sperma mau membuahi sel telur, udah tewas duluan di pintu masuk.

    Buat temen-temen yang keputihan, nggak usah dikasih macem-macem ya “asetnya”. Please! Apalagi dikasih Cr*stal-X, atau Jamu yang dimasukin ke V tanpa resep dokter. Duh, big no no no! Bahaya!!! Cr*stal-X itu mengandung tawas teman, nggak baik buat asset berharga kita. Tanya aja deh ke dokter kandungan.

    Menurut nasehat dr. Enny pas saya kontrol beberapa waktu lalu, cara yang tepat menjaga kesehatan asset kita adalah :

  • Sering ganti CD bersih, kering, dan longgar setelah Pip*s
  • Lap kering V dengan handuk bersih atau tisu tanpa parfum
  • Saat cebok, ambil air dari kran, trus dari depan ke belakang
  • Saat mandi, atau cebok, jangan menggunakan sabun untuk membersihkna V. Cukup air bersih yang banyak. Karena, sabun berpotensi mematikan kuman baik di V. Kalo kuman baik mati, maka yang tersisa kuman jahat. Nanti, nggak ada lagi yang melindungi V supaya terjaga dari beragam penyakit
  • Jangan pake Pembalut macem-macem, seperti Av*il. Pembalut biasa, nggak berbahaya kok. Berbahaya kalo ada pembalut yang diracik pake macem-macem
  • Rajin ganti pembalut saat haid

    Tambahan dari Mbak Dokter kesayangan, dr. Siti Hardiyanti Adam, kalo lagi keputihan, minum aja Yoghurt. Kalo karena jamur, bisa diolesi pake Salep Ketoconazole. Dijual bebas di Apotik.

  1. Masalah Tuba Fallopy : Sumbatan di Tuba Fallopy merupakan salah satu dari banyak penyebab terjadinya infertilitas. Sumbatan tersebut dapat terjadi akibat infeksi, pembedahan tuba atau adhesi yang disebabkan oleh endometriosis atau inflamasi.Untuk mengetahui seorang Istri mengalami sumbatan tuba fallopy atau tidak, bisa dicek melalui Hystero Salpingo Graphy atau biasa kita sebut HSG. Yakni, memasukkan cairan kontras ke dalam V menggunakan cocor bebek, kemudian difoto menggunakan sinar x-ray atau rontgen.

    Biaya HSG di kota Jogja variatif ya? Kemarin saya sempet nanya by phone ke temen Bidan yang kerja di RSUP Dr. Sardjito. Biaya HSG di RSUP Dr. Sardjito sekitar Rp. 700. 000,- s/d Rp. 800. 000,-. Kemudian di Asri Medical Center (AMC) sekitar kalo nggak salah inget Rp. 800. 000,- s/d Rp. 875. 000,-, RS “JIH” sekitar Rp. 800. 000,- s/d 850. 000,-. Mungkin di Laboratorium sekitar Rp. 700. 000,- hingga Rp. 1. 000. 000,-.

  2. Masalah Serviks : Gangguan pada setiap perubahan fisologis yang secara normal terjadi selama periode praovulatori dan ovulatori yang membuat lingkungan serviks kondusif bagi daya hidup sperma, misalnya peningkatan alkalinitas dan peningkatan sekresi.
  1. Masalah Uterus : Penempelan bakal bayi terjadi di endometrium, sehingga jika ada polip, adenomiosis atau mioma, serta bekas kuretase yang infeksi akan membuat gagal menempel di endometrium.
  1. Masalah Ovarium : Masalah ovarium yang dapat mempengaruhi infertilitas adalah Kista atau Tumor Ovarium, Penyakit Ovarium Polikistik, Endometriosis, atau Riwayat Pembedahan yang mengganggu siklus ovarium.
    Diantara masalah ovarium yang banyak ditemui adalah Polycystic Ovary Sindrome (PCOS). PCOS merupakan gangguan keseimbangan kadar hormonal. Pada sindrom ini, tubuh wanita memproduksi hormon Androgen secara berlebihan. Hormon Androgen adalah hormone yang terdapat pada tubuh laki-laki.

    Gejala umum seorang wanita mengalami PCOS salah satunya adalah haid yang tidak teratur atau jarang. Jika tidak mengalami haid, maka tidak akan terjadi ovulasi. Jika ovulasi tidak terjadi, tidak ada sel telur yang dibuahi, sehingga tidak akan terjadi kehamilan. Meski di sisi lain  sel telur penderita PCOS banyak, tetapi ukurannya kecil-kecil, tidak matang dan tidak bisa dibuahi.

    Gejala lainnya, jika Istri mengalami PCOS yakni timbulnya jerawat yang berlebihan, kegemukan, dan tumbuhnya bulu-bulu rambut yang banyak. Jadi, kalo temen-temen mengalami kenaikan berat badan yang membuat over weight, dan wajah berjerawat parah, segera konsultasikan ke dokter Kandungan ya? Agar bisa segera ditangani. In syaa ALLAH, PCOS bisa hamil. Temenku juga ada yang PCOS, alhamdulillaah sekarang udah punya anak. Maa syaa ALLAH.

    Oh iya, di Facebook ada Grup Khusus yang berisi Penderita PCOS, yakni PCOS Fighters. https://www.facebook.com/groups/114816021887243/

Penyebab Fertilitas Pada Suami :

  1. Faktor Koitus Pria : Faktor-faktor ini meliputi spermatogenesis abnormal, motilitas abnormal, kelainan anatomi, gangguan endokrin, dan disfungsi seksual. Spermatogenesis abnormal terjadi karena akibat orkitis karena mumps, kelaianan kromosom, terpajan bahan kimia, radiasi, atau varikokel.Buat temen-temen yang Suaminya bekerja di Laboratorium, dan Pertambangan, kalo udah setahun lebih belum terjadi kehamilan, segera cek ke dokter Spesialis Andrologi ya?
  2. Masalah Ejakulasi : Ejakulasi retrograde yang berhubungan dengan diabetes, kerusakan saraf, obat-obatan, atau trauma bedah (Pernah mengalami operasi pembedahan di organ reproduksinya).
  3. Faktor Pekerjaan : Produksi sperma yang optimal membutuhkan suhu di bawah temperature tubuh, spermagenesis diperkirakan kurang efisien pada pria dengan jenis pekerjaan tertentu, yaitu pada petugas pemadam kebakaran dan pengemudi truk jarak jauh.
  4. Faktor Lain : Adapun yang berpengaruh terhadap produksi sperma atau semen adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, stress, nutrisi yang tidak adekuat, asupan alkohol berlebihan dan nikotin.Nah, asupan nutrisi untuk Suami perlu diperhatikan ya teman-teman? Jangan sampai, Suami mengalami kekurangan nutrisi, seperti Vitamin E, Vitamin C, Asam Folat, Zinc, dll.

    Terapkan gizi seimbang dalam menyuguhkan menu untuk Suami. Yakni, Sayur dan Makanan Pokok (Nasi, Jagung, Singkong) setara, atau banyak, sedangkan lauknya sedikit, Buahnya yang banyak. Jadi, dalam satu porsi makan terdiri dari, makanan pokok, sayur, lauk, buah, dan air putih. Batasi Gula, dan Minyak, untuk mengindari kelebihan kolestrol.

    Kalo udah lama menikah belum juga hamil, berarti jauhi rokok dan alkohol, hindari begadang, stress, dll.

Untuk materi selanjutnya, bisa buka newer Post ya? Disini. Biar nggak kepanjangan dan njelimet. Hehehe.

~ Tyas Ummu Hassfi, Yogyakarta, Sabtu 28 Januari 2017

Hujannya romantiss euy.. Pukul 18. 19 WIB

PS : Boleh untuk disebarkan, dan dicopas. Dengan catatan, menyebutkan sumber (Tidak diaku-aku sebagai miliknya), bukan untuk tujuan komersil. Hargai setiap amanat ilmiah dan kekayaan intelektual ya? ^^

Save

Save

Save

Advertisements

3 thoughts on “Oleh-oleh Mother Class : Mempersiapkan Program Kehamilan (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s