Ikan Tuna Asam Padeh

17424627_1969266369969670_3894753468329308936_n
Sejak kecil, aku nggak suka makan ikan. Ikan apapun itu. Pernah coba-coba makan ikan air tawar, berujung muntah. Karena, saat di tenggorokan berasa seperti makan lumpur. Trus, makan ikan laut, berujung gatal-gatal. Tapi, bisa makan ikan teri yang kecil-kecil, dalam porsi yang sangat sedikit dicampur sambel. Cumi-cumi, apaaaalagi? Langsung deh mabok, mual-mual karena bau amis banget. Untung Udang enggak. Kalo Udang, yang alergi justru Adekku.

Dalam rangka memperbaiki gizi keluarga, wkwkwk, akhirnya aku belajar bersahabat dengan seafood. Ikan khususnya. Ditambah lagi, di keluarga abang, ikan adalah menu yang lazim dan wajib ada. Secara, orang Sulawesi kan hobi banget sama Ikan yak?

Aku jadi mulai berpikir buat belajar makan dan masak ikan. Katanya, bisa jadi, obat alergi justru pencetus alergi itu sendiri (koreksi yee kalo salah?). Baiklah, pelan-pelan aku mau makan ikan, dan kebetulan, kemarin ada ikan Tuna yang masih seger banget.

Berhubung pengalaman soal dunia perIKANan masih nol besar, kemarin aku nanya ke temen-temen di Facebook, “Kira-kira, ikan tuna ini enaknya dimasak apa?” Banyak yang ngasih ide dan resep, yang berujung bikin aku galau lagi, ikan tuna-nya mau dimasak pake resep yang mana? Gubraak..! Bahkan, saking nggak kenalnya sama Ikan, tadi abang akhirnya turun tangan lagi buat motong dan buang insangnya. Wkwkwk.

Setelah menimbang, dan menerawang, #halaah.. Yang paling mendekati selera abang adalah Asam Padeh. Meski orang Sulawesi, tapi lidah keluarga abang juga bersahabat dengan cita rasa Sumatera. Karena, mereka lama tinggal di tanah Sumatera hingga sekarang.

Yeayyy.. Resepnya Dek Dida Dida yang akhirnya pertama ku-eksekusi hari ini. Resep lainnya menyusul In syaa ALLAH.. Hihihi. Karena ikannya besar, jadi bisa dibuat beberapa resep.

Memanglah, nggak salah kalo minta resep sama orang Sumatera Asli. 😂 Hasilnya, bener-bener enak! Aku nggak nyangka, bisa masak menu ikan! Maa syaa ALLAH, jazakillahu khairan ya Dek Dida? Ikannya nggak amis, dan tadi aku nyicip, dagingnya ternyata lezat lho. Alhamdulillah.. Tapi tetep, ini tangan dan kaki langsung gatel banget. Duhhh..! Harus dicoba lagi, In syaa ALLAH bisa makan Ikan! 😂

Oya, di dalam resep ini terdapat daun Kunyit. Herannya, aku cukup PD kalo di teras rumah, aku nanam Kunyit. Kemudian, setelah dicemplungin ke kuah, aku baru sadar, kalo yang kucemplungin tadi itu daun Jahe, bukan daun Kunyit! Alamaaak.. 😂 Tapi nggak kuambil lagi deh, biarin aja. Cuma, aku tambahin daun jeruk, biar tetep berasa wangi, dan….. Tentu saja gula pasir! Wkwkwk, meski cita rasa Sumatera, lidah jawaku yang suka manis tak dapat berpaling. Kurang afdhol, kalo masak nggak pake gula pasir. 😂

Resep ini, perlu dicoba temen-temen penyuka ikan, sebagai variasi hidangan untuk keluarga. Pada momen makan siang ataupun malam. Dijamin enak, In syaa ALLAH.

Resep diadaptasi dari Nilda Sahira dengan sedikit modifikasi..

Bahan :

1 ekor Ikan Tuna
400 cc Air
4 sdm perasan Air Asam Kandis
2 lembar Daun Jeruk
2 lembar Daun Salam
1 batang Serai, geprek
1 ruas jari Lengkuas
1 buah Jeruk Nipis untuk merendam Ikan
Secukupnya Garam
1 buah Tomat ukuran besar
Secukupnya Kacang Panjang
1 lembar Daun Kunyit (aku salah masukin Daun Jahe, tapi tetep enak kok) 😂
Secukupnya Gula Pasir

Bumbu Halus :

7 biji Cabe Rawit Merah
10 biji Cabe Merah Keriting
1 ruas jari Kunyit
1,5 ruas jari Jahe
5 siung Bawang Putih
7 siung Bawang Merah
1 butir Kemiri

Cara Membuat :

1. Lumuri ikan yang sudah dicuci dan dipotong dengan jeruk nipis da garam. Diamkan sekitar 10 menit
2. Tumis bumbu halus, daun jeruk, daun salam, daun Kunyit, dan lengkuas. Gunakan api kecil selama proses memasak.
3. Setelah bumbu harum, masukkan ikan, aduk rata
4. Tambahkan air, aduk rata
5. Masukkan tomat, gula, dan asam kandis
6. Setelah mendidih, beri garam
7. Masak hingga air susut menjadi 1/3 bagian
8. Koreksi rasa, angkat

Selamat mencoba.. 💝

© Tyas Ummu Hassfi, Yogyakarta, 22 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s