Penyetan “Lamong Joyo”, Harga Mahasiswa, Rasa Bintang Lima 

sulistiyoningtyas
Aneka Menu di Warung Tenda “Lamong Joyo”

Beberapa bulan yang lalu, di dekat Pemakaman Umum dusun Kragilan, berdiri sebuah warung lesehan kaki lima. Penyetan yang digemari banyak orang, atau kebanyakan orang menyebutnya warung Lamongan.

Awalnya, saya dan Abang cuek saja. Hanya merasa aneh, ada warung tenda yang berdiri di dekat kuburan. Padahal, warungnya buka hingga tengah malam. Opo nggak berbau mistis ya? Hihihi. Eh, engga, saya mikirnya sih, “Air yang digunakan untuk cuci piring, masak, dan lain sebagainya, memangnya tidak terkontaminasi ya? Kan berasal dari tanah kuburan?”

Tidak lama warung itu berdiri di dekat kuburan, akhirnya pindah ke lahan kosong di depan pabrik Jasmine Cakery, Gang Loncang, Jalan Magelang Km 4,5. Penampakan warung jadi lebih bersih, bahkan area makannya diperluas. Jadi lebih nyaman.

sulistiyoningtyas2
Tempat makan lebih lega, nyaman untuk dinner bersama keluarga.

Karena penasaran, saya, Misba (Keponakan Abang), dan Abang, bulan lalu mencicipi menu di warung Lamong Joyo ini untuk pertama kalinya. Sambil menghirup aroma wangi roti dari pabrik Jasmine Cakery.

Tidak lama, pesanan kami tiba. Kami semua memesan Ayam Goreng. Untuk minumannya, Misba dan Abang pesan es Jeruk. Saya, tetap dengan Es Teh favorit.

Sepiring ayam goreng bertabur kremesan, sambal terasi, sepotong tahu dan tempe goreng, lalapan atau trancam, dan nasi uduk terhidang di hadapan saya. Aromanya begitu wangi rempah. Kulit ayam goreng yang berwarna kecoklatan, benar-benar menggugah selera makan.

sulistiyoningtyas4
Kremesannya lupa nggak kefoto.

Rasanya? Maa syaa ALLAH, enak! Kami semua sepakat bahwa bumbu ayam gorengnya sangat pas. Gurih dan asinnya serasi di lidah kami. Padahal, lidah Abang dan Misba adalah selera Bugis dan Sumatera Selatan. Sedangkan ayam penyetan ini rasanya ‘njawa’ banget.

Hanya saja, saya kurang cocok dengan rasa trancamnya. Jika boleh jujur, rasa trancam disini kalah dengan trancam milik Restaurant Ayam Penyet Surabaya. Jadi, kembali ke selera masing-masing ya? Jika memang suka trancam, pesan saja. Jika tidak suka, bisa diganti dengan lalapan mentimun dan kobis, atau dengan bayam rebus.

Tahu dan Tempenya menurut saya standar rasanya. Lagi-lagi saya harus jujur, tahu gorengnya, lebih nendang di Restaurant Ayam Penyet Surabaya. Tapi bukan berarti tidak enak ya? Mungkin, tahu dan tempe goreng disini, proses memasaknya dicampur dengan rebusan bumbu ayam. Jika di Ayam Penyet Surabaya, boleh jadi memiliki bumbu khusus. Karena rasanya berbeda.

Sambal yang melimpah, membuat selera makan semakin meningkat. Perpaduan rasa pedas, manis, dan asin bercampur menjadi satu. Pas dipadu dengan nasi uduk yang gurih dan sedap. Tapi, kalau kesini jangan terlalu malam ya? Maksimal jam setengah delapan deh. Karena, terakhir saya kesana, sekitar jam sembilan malam, rasa sambelnya sudah mulai berubah. Wajar, sebab dibuat sejak siang.

Hal mengejutkan bagi kami, ketika membayar tiga porsi ayam goreng (Nasi uduk dan nasi putih biasa ambil sendiri sepuasnya), dua gelas es jeruk dan satu gelas es teh, hanya perlu mengeluarkan uang senilai Rp. 36. 000,- saja!! Luar biasa muraaaaaah. Kami bertiga saling melongo dan berpandangan, lalu tertawa senang. 😂 Suami pun memastikan sekali lagi, “Bener Bu? Saya pesen tiga porsi loh..”

Si Ibu Penjual tersenyum dan menjawab “Iya”.

“Kok murah banget Bu?” Abang setengah tidak percaya dengan harganya yang sangaaat terjangkau. Lalu berkata pada kami, “Tahu gitu, dari dulu kita kesini ya?”

Saya merasa sangat bahagia menemukan warung penyetan yang harga Mahasiswa banget ini. Di Ayam Penyet Surabaya saja, kami minimal harus mengeluarkan kocek sekitar empat puluh ribuan untuk dua orang. Sedangkan di Lamong Joyo, seporsi hanya modal uang Rp. 10. 000,- sudah bisa menikmati seporsi Nasi Uduk lengkap dengan Ayam Goreng, Sambel, dan Lalapan. Sedangkan untuk minum, hanya perlu menambah Rp. 2000,- saja. Mantap!

Nah, monggo teman-teman yang ingin mengajak keluarga makan di luar, nggak ada salahnya makan di Warung Lamong Joyo. Atau adik-adik Mahasiswa, boleh banget mampir kesini. Pukul lima sore sudah buka warungnya. Jam sembilan malam, sudah pada habis lho lauk dan nasi uduknya.

sulistiyoningtyas3
Mau pesan untuk acara walimah? Disini saja.. 🙂

Warung Lamong Joyo, (Tulisannya sih warung Lamong Joyo 3) berlokasi di Jalan Magelang Km 4,5. Depan TVRI Jogja, nyebrang, di samping Restaurant Grand Pacific ada gang Loncang, masuk. Sekitar 100 meter, depan Pabrik Jasmine Cakery, selatan jalan, warung Lamong Joyo berada.

Cuma, makan disini kudu sedikit sabar. Manajemen pegawainya masih belum teratur. Misal, satu pegawai, ya nyambi beresin meja, nggoreng juga, nyuci piring juga. Padahal, ada empat pekerja disana. Harusnya sih, ada satu pegawai fokus nyuci piring. Pegawai kedua masak. Pegawai ketiga menyiapkan minum dan Kasir. Pegawai keempat khusus menyiapkan makan, melayani pembeli, dan membawa makanan ke meja. Nggak serabutan.

Tapi, ya maklum, namanya juga warung baru. Masih kewalahan, terlebih pengunjung warung ini juga membludak, banyak. Tapi semoga saja sih, ke depannya manajemen pegawainya bisa lebih teratur dan terkoordinir dengan baik.

Nah, sekian review Warung Lamong Joyo dari saya. Semoga, dalam memberikan informasi, saya adil ya? Ini hanya pendapat saya secara subyektif. Ingin banyak memberi informasi kepada teman-teman seputar usaha kuliner pinggir jalan yang murah dan enak. Juga mempromosikan warung-warung kecil ini kepada publik, bahwa, “Ini ada lho, kuliner harga Mahasiswa, rasa Bintang Lima!” sehingga, warung-warung seperti ini, harapannya, semakin dikenal masyarakat luas dan berkembang. Aamiin.

Selamat mencoba ya! Semoga bermanfaat.. 🙂

© Tyas Ummu Hassfi, Jogja, 28 Oktober 2017

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s