Ayo Belanja di Warung Tetangga!

textgram_1510321828
Foto toko milik Ibu. Toko “Al-Mubarok” Gandrungmangu, Cilacap

Selepas Isya, saya dan suami pergi ke pusat perbelanjaan di area UGM untuk membeli lampu LED. Sepulang dari sana, kami mampir ke sebuah toko milik warga di Jalan Jambon, dekat kompleks rumah kami tinggal. Saya membeli jajan “Rambut Nenek”,  dan Suami memborong Mie Goreng favoritnya.

Ketika membayar belanjaan senilai tiga puluh lima ribu rupiah, kami memperoleh selembar kupon undian berhadiah sepeda motor. Kami sempat tercengang. “Kok bisa?” Continue reading “Ayo Belanja di Warung Tetangga!”

Advertisements

Sebuah Harapan

hope
Sumber gambar asli dari http://www.pixabay.com

Malam semakin merayap, jam digital di pojok kanan bawah layar laptop sudah menunjukkan pukul 23.32 WIB. Seharusnya, saya sudah terlelap. Menikmati empuknya kasur, dan nyamannya kamar kami. Namun entah mengapa, malam ini ingin sekali menulis sesuatu. Karena yaa, memang sudah lama tidak “Curhat” di Blog ini (Selain review). Hmmm, lihatlah, disana-sini sudah banyak debu sebab lama tak tersentuh oleh tulisan yang bermutu!

Sebuah harapan.. Continue reading “Sebuah Harapan”

Belajar (Nge-Baking) Tidak Cukup Sekali!

bolu-gulung
Harapannya, Bolu Gulung Ubi Ungu bisa berkulit lembut dan berwarna cantik seperti bikinan Mbak Endang (JTT) apalah daya, belum ada waktu buat beli Ovennya.. 😦 Next time harus berhasil! In syaa ALLAH

Tempo hari, saya mencoba resep baru. Bolu Pisang Panggang. Terbatasnya alat baking di rumah (Baca : Kemarin belum punya Mixer, Baking Pan, dan Oven) menjadi kendala. Tapi kemudian, saya akali dengan membuatnya secara manual menggunakan Kocokan Tangan, dan Baking Pan ala-ala. Yakni, Loyang tulban, Loyang pendek, dan tutup panci. Qadarallaah, gagal! Bolunya bantat dan terlalu basah. Kata Suami, rasanya lebih mirip puding daripada bolu. Saya yakin, kegagalan yang terjadi bukan disebabkan terbatasnya alat, tapi karena saya belum belajar ilmu dan tekniknya! Continue reading “Belajar (Nge-Baking) Tidak Cukup Sekali!”

One Day, One Post

one-day-one-post-sulistiyoningtyas
Gambar diambil dari Google Image, lalu saya edit.

Dalam menjalani kehidupan, adakalanya kita perlu untuk memiliki target-target yang akan dicapai. Baik target jangka panjang, maupun jangka pendek. Pencapaian yang berhasil, seringnya, memotivasi kita untuk terus berusaha mencapai target-target selanjutnya yang belum terealisir. At least, dengan memiliki target setiap harinya, memberi harapan yang besar untuk menanti hari-hari selanjutnya. Kalau toh target kita belum tercapai, membuat kita banyak belajar untuk terus memperbaiki upaya. Continue reading “One Day, One Post”

Saya, dan Andrea Hirata

novel-ayah
Salah satu Novel Andrea Hirata

“Buku adalah Jendela Dunia..” demikian bunyi pepatah yang tertulis pada sampul buku berwarna cokelat bergambar anak sekolah. Sampul buku legendaris jaman saya SD. Mungkin tepatnya sekitar tahun 1980-an sampai 2000-an awal masih menjadi sampul favorit anak-anak sekolah. Entah kini, masih ada atau sudah lenyap dilamun masa? Continue reading “Saya, dan Andrea Hirata”