Hukum Shalat Wanita yang Mengalami Keguguran

selamat-datang-anakku
Sumber : Pinterest

Pertama, keguguran terjadi ketika janin berada pada dua fase pertama, yaitu fase nutfah yang masih bercampur dengan mani, berlangsung selama 40 hari pertama dan fase ‘alaqah, yaitu segumpal darah yang berlangsung selama 40 hari kedua. Sehingga total dua fase ini berjalan selama 80 hari.

Apabila terjadi keguguran pada dua fase ini, ulama sepakat bahwa status darah keguguran tidak dihukumi sebagai darah nifas. Para ulama menghukumi darah ini sebagai darah istihadhah. Sehingga, hukum yang berlaku untuk waanita ini sama dengan wanita suci yang sedang mengalam istihadhah, sehingga tetap wajib shalat, puasa, dst. Dan setiap kali waktu shalat, wanita ini disyariatkan untuk membersihkan darahnya dan berwudhu. Jika ada darah yang keluar di tengah shalat, tetap dilanjutkan dan status shalatnya sah, tidak perlu diulang. Continue reading “Hukum Shalat Wanita yang Mengalami Keguguran”

Hal yang Diwajibkan Atas Orang Sakit

sign,of,love,autumn,leaves,color,wallpaper,colours-6b554abc226a64d19520c780a3f2da9d_h

  1. Ridho dengan Ketentuan ALLAH Ta’ala
    Rasulullah bersabda, “Sungguh mengagumkan perkara orang mukmin karena semua urusannya adalah baik dan hal itu tidak dimiliki oleh seorangpun kecuali hanya orang mukmin. Jika ia ditimpa kebaikan kemudian bersyukur, maka itu kebaikan untuknya. Bila ia ditimpa keburukan kemudian ia bersabar, maka itu kabaikan baginya”. (HR. Muslim, al-Baihaqi, dan Ahmad)
  2. Sabar atas Takdir-Nya dan berbaik sangka terhadap Rabb-Nya
    Rasulullah bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kalian mati kecuali berbaik sangka terhadap ALLAH Ta’ala”. (HR. Muslim, al-Baihaqi, dan Ahmad)

Continue reading “Hal yang Diwajibkan Atas Orang Sakit”

Cairan-cairan Yang Keluar Dari Kemaluan Wanita

nanananaSetelah semalem kamar kost kebanjiran, akhirnya pagi ini beberes kamar. Mengeluarkan perabot yang baru kusadari, ternyata banyak banget. Pas lagi mindahin buku-buku, eh.. nggak sengaja nemu catatan Kajiannya Ustadzah Maryam Ummu Saffanah -hafizhahallahu ta’ala-. Beliau adalah salah satu Ustadzah Favorit saya, setelah Ustadzah Azizah Ummu Yasir -hafizhahallahu ta’ala-. Keduanya adalah Pengajar di Islamic Center Bin Baz. Maa syaa ALLAH, keilmuan mereka, cara menyampaikan ilmunya dan tentu saja, menjadi tempat yang tepat untuk sharing dan dimintai nasehat.

Nah, kembali ke topik. Jadi, selain darah haid yang keluar setiap bulannya dari kemaluan wanita yang disebabkan oleh peluruhan dinding rahim karena tidak dibuahi (Sebagai Indikator sudah balighnya seorang anak perempuan), terdapat beberapa cairan-cairan lainnya yang juga keluar dari farji wanita. Cairan yang keluar dari kemaluan wanita terbagi menjadi dua bagian yaitu :

  1. Cairan yang keluar karena adanya sebab
  2. Cairan yang keluar tanpa adanya sebab

Continue reading “Cairan-cairan Yang Keluar Dari Kemaluan Wanita”

Bolehkah Membuat Bank ASI?

asiBank ASI memang belum diterapkan secara general di Indonesia tetapi ada segelintir Orang yang ingin membawa praktek ini ke Indonesia. Dalam syariat, yang menjadi permasalahan adalah tercampur dan ketidakjelasan nasab, karena persusuan bisa menyebabkan kemahraman.

Nabi Shallallahu ‘Allaihi Wassalam bersabda :

“Persusuan itu menyebabkan adanya hubungan mahram, sama seperti keturunan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Memang, ada beberapa pendapat mengenai masalah kontemporer ini. Secara ringkas pendapat-pendapat tersebut sebagai berikut :

Pendapat Pertama : Hukumnya BOLEH

Dengan alasan susuan yang menjadikan mahram adalah menyusu secara langsung dari payudara Ibu, sedangkan Bank ASI tidak.

Pendapat ini TIDAK TEPAT

Continue reading “Bolehkah Membuat Bank ASI?”